Teknologi VFX De-Aging Buat Wajah Aktor Kembali Muda
Sebagian dari kita mungkin mempertanyakan bagaimana wajah para aktor dapat terlihat jadi lebih muda dan jauh lebih tua dalam satu film yang sama. Apakah ini berkat teknik tata rias tingkat tinggi?
Jawabannya adalah teknologi. Selama 20 tahun terakhir, industri perfilman terus menerus mengembangkan teknologi yang dapat menciptakan beragam visual effect untuk mengubah wajah para aktor jauh lebih muda dan jauh lebih tua. Salah satunya adalah inovasi VFX (visual effects) de-aging. Teknologi VFX de-aging memang terhitung cukup baru di industri film. Seperti di film The Irishman pada tahun 2019, wajah aktor Robert De Niro dapat terlihat jauh lebih muda dan jauh lebih tua dengan sangat natural.
Dalam film tersebut, ILM (Industrial Light and Magic) yang menangani spesial efek menciptakan digital facelift untuk para aktor senior Robert De Niro yang telah berumur 75 tahun, Al Pacino yang berumur 79 dan Joe Pesci yang berumur 76 tahun. Digital facelift tersebut akan memroses wajah versi muda mereka. Selain itu, ILM —yang didirikan oleh George Lucas kreator di balik film Star Wars, juga mengembangkan sistem facial capture. Gerakan-gerakan yang ditangkap sistem tersebut kemudian diintegrasikan dengan wajah versi muda yang telah dibuat. Jadi, terdapat dua kamera digital yang mengapit kamera sutradara untuk menangkap data gerakan wajah dan menyambungkannya dengan VFX de-aging.
Berbeda dengan film Gemini Man yang dibintangi aktor Hollywood, Will Smith. Teknologi VFX dalam film ini dimulai dengan mengumpulkan foto-foto Will Smith ketika berumur 23 tahun. Lalu, untuk menciptakan detail wajah alami, terdapat delapan kamera yang telah dikalibrasi untuk menangkap semua posisi dan gerakan wajahnya. Bahkan struktur gigi Will Smith juga difoto untuk membuat wajah CGI (computer-generated imagery) yang benar-benar serupa. Yang menarik adalah ketika Will Smith harus memerankan kedua versi di satu adegan yang sama. Will Smith menggunakan helm yang dapat melacak struktur wajahnya untuk kemudian disorotkan ke wajah aktor lain. Jadi, dalam gambar akan terlihat dua Will Smith versi dewasa dan remaja di waktu yang sama. Meskipun begitu, kedua versi tetap diperankan oleh Will Smith. Ia melakukan adegan yang sama dua kali walaupun pemeranan versi remajanya dilakukan dalam teknik motion capture.