Produk Pintar Dari CES 2021

D-Journal-95-Highlight CES_3-01.jpg

CES (Consumer Electronic Show) merupakan ajang pameran teknologi terbesar di dunia. Setiap tahunnya, produsen-produsen elektronik selalu memamerkan teknologi inovasi mereka yang akan segera menjadi tren dan dicari oleh konsumen. Tak terkecuali dengan tahun 2021 ini. Meski kali ini CES 2021 terpaksa digelar secara virtual, tidak menghentikan antusiasme pabrikan ternama dunia untuk menunjukkan terobosan terbaru.

Merespon pandemi yang tengah terjadi, kebanyakan produk yang dipamerkan di CES 2021 berfokus pada alat-alat elektronik yang berhubungan dengan kesehatan. Salah satunya masker pintar yang memecahkan permasalahan dari masker konvensional hingga robot-robot pembersih. Selain itu, produk untuk rumah tangga juga semakin banyak, mengingat saat ini orang juga masih lebih banyak melakukan aktivitas di dalam rumah.

Berikut adalah beberapa produk teknologi pilihan DISRUPTO yang menjadi highlight di CES 2021:

LG Rollable

Gear-LG-rollable-phone-SOURCE-Screenshot-LG-Presser.jpg

Produsen smartphone dunia masih mencoba menebak-nebak “the next big thing” di dunia ponsel. Setelah beberapa tahun sebelumnya Samsung memperkenalkan ponsel dengan layar yang dapat dilipat, di CES 2021 giliran LG yang memamerkan ponsel pintar dengan layar yang dapat digulung.

Konsep layar gulung ini mirip dengan layar lipat Samsung – untuk memperbesar layar ponsel saat pengguna membutuhkan tampilan yang lebih besar. Yang membedakan, konsep LG Rollable ini menggunakan layar OLED yang tergulung di dalam ponsel sehingga ponsel akan tetap dalam bentuk dan ukuran serupa ponsel konvensional lainnya.

Belum banyak informasi lebih lanjut mengenai produk LG ini selain rumor bahwa model LG Rollable ini akan dipasarkan pada pertengahan 2021.

Samsung Bot Handy

5ffcb7dfbde805001980c3ee.jpg

Robot menjadi pemandangan umum setiap kali CES digelar. Tahun ini pun robot masih mendominasi. Salah satu konsep robotika yang menarik adalah Samsung Bot Handy yang merupakan robot rumah tangga yang dapat bergerak otomatis dengan lengan berukuran panjang yang dilengkapi pencengkeram di ujungnya untuk memegang atau mengambil sesuatu.

Bot Handy ini didesain oleh Samsung untuk membantu mengerjakan tugas rumah tangga seperti membersihkan kamar, mengambil dan membuang sampah, memindahkan pakaian kotor ke mesin cuci, dan lain sebagainya. Menariknya, Bot Handy pun dapat mengerjakan pekerjaan yang harus dilakukan dengan hati-hati seperti memindahkan pecah-belah seperti piring dan gelas.

Samsung melengkapi Bot Handy dengan kecerdasan buatan (AI) serta gerakan mekanis yang kompleks agar robot tersebut mampu mencengkeram dengan kekuatan yang disesuaikan dengan benda yang akan dipegang.

Sayangnya, Bot Handy saat ini masih berupa konsep yang terus dikembangkan dan belum akan diluncurkan dalam waktu dekat. Namun, Samsung memiliki robot lainnya yakni JetBot 90 AI+ yang tersedia di tahun ini yang merupakan robot pintar untuk membersihkan lantai sekaligus berfungsi sebagai kamera pengawas.

Razer Project Hazel

6000c1fcb8050700189953aa.jpg

CES juga selalu menjadi ajang pameran bagi teknologi wearable dan gadget kesehatan. Dengan adanya pandemi Covid-19, produsen elektronik semakin memfokuskan pada teknologi-teknologi untuk kesehatan. Salah satu yang cukup menarik perhatian adalah Project Hazel dari Razer yang merupakan masker pintar dengan teknologi yang menurut Razer akan menjawab segala permasalah mengenai masker yang ada saat ini.

Project Hazel saat ini masih berupa prototipe. Produknya sendiri berupa respirator N95 yang dilengkapi dengan mikrofon built-in dan amplifier agar mempermudah pengguna untuk berbicara dengan menggunakan masker. Selain itu, desain Project Hazel juga dibuat transparan agar lawan bicara dapat melihat gerakan mulut penggunanya. Selain itu, Project Hazel juga akan dilengkapi dengan kotak penyimpanan yang memiliki lampu sinar UV di dalamnya untuk dapat mendisinfektasi masker setelah digunakan.

Cadillac PAV

Gear-GM-Cadillac-exhibit-slide-img-pav.jpg

General Motors menggunakan ajang CES untuk memamerkan konsep kendaraan futuristik dari Cadillac yang berupa mobil van PAV (personal autonomous vehicle) atau dapat berjalan secara otomatis. Bentuknya yang kotak dan berukuran besar begitu mencuri perhatian.

Mobil ini sendiri sebenarnya diarahkan untuk menjadi taksi sebagai pesaing Uber dan Lyft – tentunya dalam versi yang lebih mewah. Dilengkapi dengan kursi dengan pengaturan 360 derajat, mobil ini lebih mirip lounge dibandingkan sebuah kendaraan. Teknologi di dalamnya pun cukup memanjakan penumpang, seperti kontrol gerakan tangan dan suara yang memungkinkan penumpang mengubah cahaya kabin dan menentukan aroma yang dikeluarkan.

The Cove Headband

Gear-Cove_at_Home_Product__052.jpg

Selain kesehatan fisik, kesehatan mental juga menjadi salah satu fokus dari produk-produk yang ditampilkan di CES. The Cove mencoba menjadi salah satu produk yang menyasar segmen tersebut.

Berupa sebuah headband yang memberikan getaran, The Cove diklaim mampu mengurangi stres. Saat digunakan, alat ini akan bergetar secara halus di belakang telinga dan mengaktifkan bagian dari otak yang mengatur emosi (sistem limbik – red.) Menurut produsennya, apabila alat ini digunakan secara rutin selama 20 menit per hari, gelombang beta di otak penggunanya akan berkurang dan gelombang alfa akan meningkat.

Ninu Smart Perfume

Gear-ninu-perfume-1.jpg

Ninu menjadi salah satu pendatang baru di CES 2021. Mereka merupakan sebuah startup yang bergerak di bidang perawatan tubuh (personal care – red.) dan fokus pada teknologi parfum pintar. Produk pertama mereka merupakan parfum dengan botol berbentuk silinder yang di dalamnya terdapat tiga aroma berbahan vegan.

Pengguna nantinya dapat mengatur kombinasi dari ketiga aroma tersebut berdasarkan mood dengan menggunakan aplikasi ponsel. Selain berguna untuk mengatur kombinasi aroma, aplikasi tersebut juga dibekali dengan AI yang berfungsi sebagai asisten dan dapat memberikan masukan mengenai aroma dan memelajari preferensi pengguna untuk disimpan sebagai data.

Dengan kemampuan menciptakan berbagai aroma hanya dalam satu produk, Ninu diharapkan dapat membantu mengurangi limbah yang ditimbulkan dari botol-botol bekas parfum.

Previous
Previous

Siap Gunakan Organ Tubuh Buatan?

Next
Next

Plastik Ramah Lingkungan Dari Pakaian