Pentas Shakespeare Dengan Teknologi Game Fortnite
Ilustrasi oleh Disrupto
Inggris sudah melakukan lockdown selama musim dingin di negaranya. Kondisi tersebut tentunya sangat berpengaruh terhadap dunia seni. Teater, ruang konser, galeri seni museum dan bioskop harus terpaksa ditutup. Akhirnya, pertunjukan Shakespeare berjudul Dream yang diperkenalkan pada musim semi 2020 harus digelar secara online.
Semenjak ditutupnya gedung-gedung kesenian akibat pandemi virus corona, Royal Shakespeare Company (RSC) yang merupakan rumah produksi terkemuka di Inggris berinovasi dengan menggelar pertunjukannya secara online. RSC menggunakan teknologi seperti video game di mana para penonton bisa menyaksikan pertunjukan seperti melihat karakter-karakter visual di video game secara tiga dimensi. Pertunjukan ini dilaksanakan di gedung konser, Portsmouth's Guildhall. Gedung yang telah ditutup sejak 19 Desember, akhirnya kembali aktif melakukan produksi. Proses produksi sepenuhnya dilakukan secara online dan bukan di atas panggung seperti biasanya.
Menggunakan Teknologi Fortnite
Produksi dari pertunjukan ini sangat mengandalkan teknologi Unreal Engine milik Epic Games yang bisa kita temukan di video game online populer bernama Fortnite, sangat berbeda dari drama-drama panggung Shakespeare yang biasa dipertunjukan. Mereka menerjemahkan penampilan fisik para pemeran pertunjukan dengan menggunakan avatar virtual. Para pemeran pertunjukan tersebut menggunakan teknologi penangkap gerakan, gerakan mereka akan direkam oleh kamera-kamera yang tersebar di sekitar ruang pertunjukan. Pertunjukan akting mereka akan digabungkan dengan animasi-animasi yang telah direkam sebelumnya.
Pertunjukan Shakespeare ini dapat disaksikan di smartphone maupun komputer. Pertunjukan online berteknologi video game ini sebenarnya sudah dirintis dan dikembangkan sebelum pandemi melanda, sehingga mereka tinggal melanjutkan apa yang mereka sudah mulai dan memaksimalkan. Dengan inovasi ini Royal Shakespeare Company akan menjangkau para penonton setianya bahkan menjangkau penonton mancanegara dalam masa lockdown.