Monitor Kualitas Tidur dengan Bantal Pintar

Ilustrasi oleh Disrupto

Sehari-hari, manusia membutuhkan waktu tujuh hingga sembilan jam untuk tidur. Itu berarti, kita menghabiskan satu per tiga hidup kita untuk tidur. Hingga saat ini, ilmuwan masih mencari tahu kenapa manusia membutuhkan waktu tidur sebanyak itu. Berbagai penelitian telah menyimpulkan bahwa tidur berhubungan langsung dengan stabilitas emosional dan pemrosesan memori seseorang. Akan tetapi kenapa kedua proses tersebut hanya terjadi pada saat kita tertidur masih menjadi suatu misteri. Baru-baru ini para peneliti asal Guangxi University dan Chinese Academy of Sciences telah menemukan cara terbaru untuk meneliti efek tidur bagi manusia.

Penelitian Lebih Akurat

Smart Pillow Case menggunakan sensor untuk melacak gerak kepala pada bantal untuk mengambil data penelitian. Jika dibandingkan dengan metode sebelumnya yang membutuhkan partisipan untuk tidur di dalam lab yang dimana mengeluarkan mereka dari zona nyaman mereka, sarung bantal cerdas ini dapat digunakan dimana saja dan disinyalir bisa mendapatkan data yang lebih akurat. Smart Pillow Case ini juga tidak dilengkapi dengan baterai. melainkan, menggunakan TENG, yang merupakan singkatan dari triboelectric nanogenerators. Intinya, TENG menggunakan gerakan untuk menghasilkan arus listrik. TENG biasa digunakan untuk memberi daya pada implan, jam tangan, bahkan untuk memanfaatkan energi pasang surut air laut.

Pengembangan

Proses pengembangan teknologi ini berlanjut demi meningkatkan kemampuan pengukuran perangkat yang nantinya diharapkan dapat memperluas fungsi dari sarung bantal pintar tersebut. Walaupun pada saat ini masih dalam taraf uji coba di laboratorium, teknologi ini nantinya berpotensi digunakan di rumah sakit untuk memantau kondisi pasien dan dibutuhkan setidaknya sekitar tiga hingga lima tahun lagi untuk teknologi ini tersedia bagi khalayak umum. 

Previous
Previous

Printer Pencetak Makanan, Solusi Pangan di Masa Depan

Next
Next

Air Mata sebagai Detektor berbagai Macam Penyakit Tubuh Manusia