Mengenal Teknologi Holoportation, Metaverse Tanpa Perlengkapan VR

Ilustrasi oleh Disrupto

Metaverse dianggap menjadi teknologi masa depan yang menjanjikan. Sejumlah perusahaan teknologi baik dalam maupun luar negeri berlomba-lomba untuk menciptakan dunia metaverse milik mereka sendiri. Metaverse diartikan sebagai dunia virtual 3 dimensi, dimana pengguna menggunakan avatar sesuai keinginan mereka. Mulai dari Facebook, Google, dan Microsoft terlibat dalam Metaverse. Yang terakhir muncul perusahaan Amerika Serikat, Portl Inc. yang mampu ciptakan metaverse tanpa kacamata dan headset virtual reality.

Inovasi Baru

Inovasi baru dalam dunia metaverse muncul tanpa ada alat bantuan kacamata dan headset VR, teknologi ini disebut holoportation. Holoportation merupakan teknologi yang dapat merekam wujud fisik sebuah objek dan diproyeksikan di tempat lain ke dalam bentuk cahaya 3D atau hologram. Perusahaan Portl menyediakan perangkat bernama Portl Epic, sebuah ruangan/bilik seukuran orang dewasa setinggi 2,5 meter. Bilik tersebut dilengkapi kaca bagian depan serta sensor kamera, layar sentuh resolusi 4K, speaker dan mikrofon di dalamnya. Layar sentuh 4K dibuat untuk interaksi dan kontrol swipe and tap. Speaker dan mikrofon bertujuan agar pengguna tetap mampu mendengar orang-orang di depan proyeksinya dan memungkinkan percakapan tatap muka di real time. Dari bilik ini hologram si pengguna muncul.

Mirip Video Call

Dengan kata lain, teknologi holoportation ini dapat secara langsung menempatkan seseorang di hadapan kita, bahkan jika tubuh asli orang tersebut berada ribuan kilometer jauhnya. Portl Inc. mengeluarkan produk lainnya bernama Portl M, dengan ukuran lebih kecil. Tetap menggunakan teknologi holoportation, sehingga memungkinkan pengguna seolah-olah bertatap muka dengan orang yang diajak ngobrol, mirip video call. Kelebihan Portl M memungkinkan pengguna melihat seluruh bagian tubuh dan dari segala arah. Pengguna hologram yang lain hanya memerlukan kamera, speaker dan mikrofon. Nantinya sistem software menghubungkan pengguna Portl M dengan portal hologram melalui internet. Portal yang terhubung mampu melebihi satu unit.

Digunakan Perusahaan Lain

Portl M ini dilengkapi sistem memori 16 GB serta penyimpanan internal 1 TB. Penyimpanan sebesar ini mampu digunakan untuk telemedicine, belanja, sport, video games bahkan menampilkan karya NFT. Sistem Portl kini ditujukan ke perusahaan-perusahaan ternama seperti Netflix dan T-Mobile. Harga satu Portl M mampu mencapai USD 60.000 atau sekitar Rp 860 juta. Portl menambah, bahwa peralatan tersebut bisa disewa dengan harga yang lebih terjangkau.

Previous
Previous

Beli NFT di Pinggir Jalan? Pertama di Dunia, NFT Vending Machine di New York!

Next
Next

Ghufron Mustakim: Bangun Social Commerce Untuk Tingkatkan Jumlah Wirausaha