Layar Pintar Interaktif Penghubung Marketer Dan Konsumen

Ilustrasi oleh Disrupto

Ilustrasi oleh Disrupto

Interaksi antara marketer dan konsumen terus berubah dari zaman ke zaman. Apalagi setelah pandemi merebak. Interaksi tatap muka menjadi amat terbatas untuk dilakukan. Beruntungnya, teknologi menjadi solusi untuk menyelesaikan berbagai rintangan yang hadir di masa pandemi. Salah satu teknologi yang dapat memudahkan para produsen dan marketer untuk berinteraksi dengan konsumen adalah layar pintar hasil kolaborasi DAV dan R66 Media.

DAV sebagai perusahaan developer layar pintar melihat bahwa inovasi tersebut dapat menjadi peluang untuk para pebisnis dalam membangun komunikasi interaktif dengan para konsumen. Secara sederhana, layar pintar lansiran DAV adalah inovasi layar interaktif yang  menggunakan teknologi Augmented Reality (AR) berbasis Internet of Things (IoT). Cukup dengan “menyentil” layar, para konsumen bisa mendapatkan pengalaman interaksi berbelanja yang praktis dan unik. Faktanya, layar ini bisa menyediakan permainan yang menarik untuk para konsumen.

Layar sentuh ini juga semakin menarik karena menampilkan konten kreator dari R66 Media yang menjadi kolaboratornya. Seperti yang dijelaskan oleh Michael Budi, CEO WIR Group yang merupakan induk perusahaan DAV, “Layar pintar DAV ini memang memiliki banyak kemampuan yang canggih dan dengan kehadiran para Content Creators terkemuka dari R66 kami harap semakin banyak masyarakat dapat lebih akrab dan interaktif  saat menggunakan DAV untuk berbagai kebutuhan harian.”

R66 Media memang telah dikenal sebagai sebuah management talenta digital yang digawangi oleh beberapa tokoh terkemuka di bidang media dan bisnis termasuk Helmy Yahya selaku CEO-nya. “Kolaborasi antara R66 Media dengan DAV ini sesungguhnya menciptakan sebuah ekosistem digital baru yang menembus batas antara Online dengan Offline. Dari sisi content creators, mereka yang telah ngetop di dunia maya bisa secara paralel ngetop juga di dunia offline melalui mesin layar pintar DAV,” begitu jelas Helmy Yahya. 

Keberadaan layar pintar DAV pun telah tersedia di seribu jaringan toko Alfamart dan Kimia Farma di kota-kota besar di Indonesia termasuk Jabodetabek, Bandung, Sidoarjo dan Bali. Diharapkan ke depannya layar pintar hasil kolaborasi DAV dan R66 Media akan bertambah 10 kali lipat dalam periode 2021-2022. Tentunya ini akan membuka kesempatan lebih banyak bagi para produsen atau marketer untuk menggapai target market yang diharapkan mengingat penetrasi internet di Indonesia hanya di kisaran 58%. Dengan demikian, interaksi antara pelanggan dan konsumen akan tetap terhubung meski interaksi tatap muka masih sulit dilakukan selama penetapan aturan jaga jarak.

Previous
Previous

Potensi Hidrogen Jadi Bahan Bakar Alternatif

Next
Next

Desain Baru Rolls-Royce Gunakan Bahan Alami Ramah Lingkungan