Gemerlap Teknologi Kini dan Nanti di CES 2023

Ilustrasi oleh Disrupto

CES (Consumer Electronics Show) merupakan salah satu acara terbesar dan paling berpengaruh di industri teknologi. Diadakan setiap tahun di Las Vegas, CES menampilkan inovasi terbaru dari berbagai perusahaan teknologi dari seluruh dunia. Berdiri dibawah naungan CTA (Consumer Technology Association), CES pertama kali diselenggarakan di tahun 1967 di New York, Amerika Serikat. CES 2023 lagi-lagi menampilkan banyak terobosan-terobosan terkini dalam industri teknologi, baik yang sudah siap untuk diproduksi maupun masih dalam tahap pengembangan. Menampilkan 2,200 peserta pameran dan dihadiri kurang lebih 100,000 orang, CES 2023 diadakan di beberapa lokasi di kota yang terkenal akan Casino-nya tersebut. 300 vendor otomotif dan teknologi kendaraan memamerkan mobil, perahu, dan mesin pertanian mereka di West Hall di Las Vegas Convention Center. Sedangkan di tempat lain, teknologi medis dan teknologi makanan akan ditampilkan bersama dengan program Web3 untuk fokus pada mata uang kripto dan blockchain melanjutkan sorotan metaverse di tahun 2022.

HTC Vive XR Elite

Berbeda dari VR headset pada umumnya yang berukuran besar, HTC berhasil mengemas seluruh teknologi dan fitur dari VR headset ke dalam ukuran yang tidak jauh berbeda dari kacamata biasa. Hebatnya lagi, HTC Vive XR Elite dapat memanipulasikan lensanya untuk membantu pengguna dengan gangguan mata. Jadi pengguna kacamata tidak perlu lagi menggunakan dua kacamata ketika menggunakan VR headset ini. Tapi dimana headset besutan HTC ini unggul adalah pada ukurannya. Dengan berat 650 gram (atau 250 gram tanpa baterai), Vive XR Elite disinyalir menjadi headset VR yang paling nyaman untuk digunakan sehari-hari.

BMW i Vision Dee

CES 2023 juga menjadi panggung bagi BMW untuk mengenalkan i Vision Dee, sebuah mobil concept yang menjadi gambaran produk BMW di masa depan. Menggunakan platform BEV (Battery Electric Vehicle) terbaru mereka, i Vision Dee tampil menarik di atas panggung dengan silhouette retro dan berkelir E ink, sebuah teknologi cat pintar yang dapat berubah-ubah warna (32 warna lebih tepatnya) sesuai dengan keinginan pemiliknya. Selain E ink, BMW juga mengenalkan fitur Head-up Display dengan menggunakan Augmented Reality pada seluruh kaca depan mobil untuk menyampaikan informasi (kecepatan, lokasi, dll). Tentunya teknologi ini belum bisa diaplikasikan ke dalam mobil produksi massal saat ini, namun dapat menjadi gambaran akan perkembangan dan teknologi yang akan tersedia pada produk mereka di masa depan.

Dolby Atmos in-car sound

Masih dari produsen mobil asal Jerman, Mercedes-Maybach berkolaborasi dengan Dolby untuk menyematkan teknologi audio ala bioskop pada mobil mewahnya. Sebuah Mercedes-Maybach S Class dipajang pada gelaran CES 2023 lengkap dengan sound system Dolby Atmos untuk mendemonstrasikan teknologi ini kepada pengunjung. Seperti yang biasa kita temui di bioskop, Dolby Atmos menggunakan beberapa speaker untuk menciptakan kualitas suara yang sangat imersif. Mercedes-Maybach S Class dan Lucid Air EV menjadi dua mobil pertama yang mengakomodasi sistem ini. Namun, kedepannya dolby berencana untuk meluncurkan teknologi ini dalam versi yang lebih terjangkau di masa depan.

Previous
Previous

Battle of the Intelligence: ChatGPT vs Bard

Next
Next

Bukan Pohon, Melainkan Ikan Paus, Makhluk yang Bisa Melawan Pemanasan Global