Gelaran DNA Digitalks Resmikan Disrupto Digital Hub
Disrupto Digital Hub yang menjadi salah satu kontribusi Disrupto dalam memajukan ekosistem teknologi akhirnya resmi dibuka dengan serangkaian acara talk show virtual bertajuk DNA Digitalks. Dalam acara yang diadakan pada 26 Agustus 2021 tersebut, terdapat berbagai topik seputar bisnis, teknologi, serta lifestyle didiskusikan oleh para pakar, praktisi, dan pelaku bisnis digital, teknologi serta lingkungan. Nama-nama yang sudah tidak asing lagi turut berpartisipasi dalam inisiasi inovatif ini. Sebut saja David Fernando Audy (Operating Partner East Ventures), Alamanda Shantika (Founder Binar Academy), Danny Wicaksono (Founder Studio Dasar), M.B. Junerosano (Founder Waste4Change), dan masih banyak lagi.
Gupta Sitorus, selaku CEO & Partner Disrupto, menyatakan bahwa topik-topik seputar teknologi dan sains semakin digandrungi dari masa ke masa baik dalam kerangka festival maupun platform digital. Disrupto Digital Hub pun lahir menjadi pusat berkumpulnya pemikiran inovatif para praktisi, akademisi, serta pakar-pakar di dunia teknologi dan sains di Indonesia sehingga dapat tercipta interaksi yang melahirkan diskusi, dialog dan kolaborasi untuk mengembangkan ekosistem digital di Indonesia.
Bagian Dari Kolaborasi Dengan Sinar Mas Land
Berlokasi di The Breeze BSD City, Disrupto Digital Hub merupakan bagian dari kolaborasi Disrupto dengan Sinar Mas Land lewat kampanye Digital Hub Next Action (DNA) yang diinisiasi oleh Digital Hub BSD City. Digital Hub di BSD City sendiri merupakan kawasan yang dikembangkan oleh Sinar Mas Land dalam partisipasinya membangun ekosistem digital di Indonesia. Kawasan tersebut dirancang untuk memfasilitasi berbagai startup, institusi pendidikan, komunitas, dan perusahaan multinasional di dalam lingkup bidang teknologi digital.
Image courtesy of Digital Hub BSD City
Irawan Harahap selaku Chief of Digital Tech Ecosystem and Development dari Sinar Mas Land, Irawan Harahap menegaskan, “Digital Hub BSD City telah menjadi tuan rumah bagi berbagai perusahaan digital, namun kami terus membuka pintu bagi para penggerak teknologi digital untuk terus berkarya dan menggali potensi di bidang ini. Kami harap kehadiran Disrupto Digital Hub dapat membantu masyarakat dalam mengembangkan perusahaan rintisan yang potensial sehingga ke depan kita dapat menyaksikan tumbuhnya berbagai inovasi teknologi digital dari kawasan ini.”
Sebuah Ruang Multiguna
Terdapat tiga area di dalam Disrupto Digital Hub yaitu Exhibition Area, Conference Area, dan F&B Area. Exhibition Area berfungsi sebagai ruang pameran interaktif yang menampilkan beberapa objek teknologi dan instalasi seni modern yang dikurasi oleh Connected Art Platform. Instalasi seni bertema “The Future of Humanity” saat ini tengah mengisi area tersebut, merepresentasikan delapan pilar Disrupto yaitu: Singularity, Bio Conservation, Future Culture, Habitation, Space Exploration, Advanced Transportation, Health, dan Human Upgrades.
Sementara itu, dalam Conference Area terdapat dua ruangan berkapasitas masing-masing 100 orang yang didesain untuk penyelenggaran talk show, lokakarya, seminar, dan program-program rutin Disrupto Digital Hub. Para tamu dan pengunjung juga dapat menikmati beragam menu hidangan dari merk-merk kuliner ternama di F&B Area yang berkapasitas 42 orang.
Respon Positif Dari Pemangku Kebijakan
Kolaborasi antar pihak yang berhasil menghadirkan Disrupto Digital Hub untuk mengembangkan dunia teknologi digital Indonesia disambut baik oleh para pemangku kebijakan. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno yang menghadiri peresmian virtual tersebut pun menyatakan dukungannya, “Indonesia memiliki nilai valuasi digital hingga 44 milyar US Dollar pada tahun 2020 sehingga ke depan berpotensi menjadi pemimpin ekonomi digital di tingkat regional dan internasional. Semoga cita-cita menjadikan BSD City menjadi Silicon Valley Indonesia tidak hanya terlihat dari sarana dan prasarana pendukung tapi juga menciptakan kompetisi sehingga mendukung inovasi dan ide ide yang menciptakan solusi pada permasalahan masyarakat.”
Dukungan positif juga datang dari Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Johnny G. Plate yang meyakini bahwa inisiasi Disrupto Digital Hub yang merupakan kolaborasi dari Sinar Mas Land dan Disrupto mendorong transformasi digital di Indonesia. Kerja sama serupa juga diharapkannya akan terus ditingkatkan untuk mencapai visi bersama agar dapat mewujudkan Indonesia sebagai salah satu digital hub di Asia.
Mendukung Pengembangan Talenta Lokal
Kehadiran Disrupto Digital Hub di The Breeze BSD City membuka kesempatan kepada masyarakat lokal untuk turut mengembangkan talenta teknologi dan digital. “Hadirnya Disrupto Digital Hub dapat menjadi kontribusi positif bagi masyarakat lokal Kabupaten Tangerang sehingga tidak hanya menjadi penonton di rumahnya sendiri tapi juga terlibat aktif dalam fasilitas yang tersedia agar dapat meningkatkan taraf sosial, ekonomi, dan kesejahteraan hidup”, ujar Bapak Ahmed Zaki Iskandar, Bupati Kabupaten Tangerang.