Gausah Nunjukin KTP! ID Digital Isi Persyaratan Nonton Film di Bioskop

Ilustrasi oleh Disrupto

Menonton film di bioskop merupakan kegiatan yang digemari oleh banyak orang. Tidak hanya digemari oleh orang-orang dewasa, nonton bioskop juga menjadi aktivitas favorit anak muda. Keberagaman tontonan yang disajikan menuntut lembaga sensor untuk mengatur film mana yang baik ditonton oleh semua umur dan mana yang tidak. Pada akhirnya, pihak bioskop lah yang bertanggung jawab untuk menyaring penonton agar sesuai dengan ketentuannya. Selama ini, kartu identitas menjadi indikator utama untuk menunjukan apakah umur penonton sudah sesuai dengan ketentuan film yang ingin ditonton. Dinilai tidak praktis, Asosiasi Sinema Inggris bermitra dengan perusahaan ID digital Yoti untuk menyediakan cara yang lebih aman dan nyaman untuk menunjukkan ID.

Data Terverifikasi

Untuk menggunakan ID Yoti, pengguna harus memiliki ponsel pintar dan mengunduh aplikasi Yoti. Lalu, Pengguna menambahkan dokumen ID yang dikeluarkan pemerintah dan mengambil selfie biometrik untuk membuat ID digital mereka yang dapat digunakan kembali. Setelah diverifikasi, mereka cukup memindai kode QR atau mengetuk tombol untuk memberikan informasi yang dibutuhkan. Kartu identitas digital itu kemudian akan menunjukkan data terverifikasi yang kemudian dapat diterima oleh staf bioskop. Aplikasi Yoti sendiri telah diunduh lebih dari 11 juta kali secara global dan telah diterima oleh berbagai organisasi termasuk NHS, Virgin Atlantic, dan NSPCC.

Win-Win Solution

Menurut Phil Clapp, CEO di Asosiasi Sinema Inggris, Dari 170 juta penerimaan per tahun bioskop Inggris, sekitar 30% masuk kedalam kelompok usia 15-24 tahun dan sekitar 20% kedalam kelompok usia 9-14 tahun. "Bagi banyak orang yang ingin masuk ke film bersertifikat 15 atau bahkan 18 tahun, membuktikan usia mereka tanpa paspor atau SIM bisa sangat sulit dan menjadi sumber frustasi yang dapat dimengerti jika mereka ditolak dari bioskop." ungkap Phil. Robin Tombs, CEO dan Co-founder di Yoti mengatakan: "Generasi muda berharap dapat melakukan segalanya dengan ponsel mereka, dan menggunakannya untuk membuktikan usia mereka akan datang secara alami kepada mereka. Ini adalah win-win solution untuk bioskop dan penonton bioskop muda.".

Mengurangi Tekanan Pada staf

Diharapkan dengan adanya ID digital ini akan membantu mengurangi tekanan pada staf saat melakukan pemeriksaan usia. Shaun Jones, wakil presiden operasi di Cineworld, mengatakan "Sayangnya, pelecehan terhadap staf kami terjadi lebih sering daripada yang Anda bayangkan. Dari anak muda, tetapi tidak jarang juga dari orang tuanya. Yang sering terjadi adalah ketika diminta untuk menunjukkan KTP anak, sang orang tua sering mengungkapkan rasa frustasi.” Yoti mengharapkan teknologi ID digital ini benar-benar membantu mengurangi tekanan terhadap staf bioskop.

Previous
Previous

Amber Alerts, Fitur Terbaru Instagram Untuk Membantu Menemukan Anak-anak Yang Hilang

Next
Next

Disrupto Deep Dive: Into The Metaverse “Mengenal Metaverse”