Dilayani Oleh Robot di Toserba Jepang

D-Journal-66-Model_T_Robot-01.jpg

Jepang memiliki populasi tertua di dunia, kini hal tersebut menjadi sebuah masalah karena mereka kekurangan warga dengan usia produktif. Dengan hampir sepertiga populasi berusia 65 tahun ke atas, mendapatkan tenaga kerja menjadi salah satu permasalahan yang di alami setiap industri di Jepang.

Akibatnya, semakin banyak perusahaan teknologi Jepang yang berusaha mengembangkan solusi untuk mengatasi permasalahan tenaga kerja ini.  Kini setidaknya sudah ada dua toko serba ada (toserba) Jepang yang memanfaatkan teknologi untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja yaitu Family Mart dan Lawson.

Minggu lalu, Lawson baru saja meluncurkan robot pertamanya di salah satu gerai. Sementara Family Mart bulan lalu telah menguji penggunaan robot yang sama dan rencananya akan digunakan untuk membantu kegiatan operasional di 20 gerai Family Mart mulai 2022.

Kedua toserba ini menggunakan robot yang sama yang dinamakan Model-T. Robot canggih setinggi tujuh kaki ini dikembangkan oleh sebuah perusahaan rintisan di Jepang bernama Telexistence. Robot ini bergerak di atas sebuah platform yang memiliki roda dilengkapi dengan mikrofon, kamera dan juga sensor. Model-T memiliki tiga jari yang dapat memungkinkan untuk menyusun rak-rak yang berisi barang yang dijual pada toserba ini seperti kaleng minuman, makanan, dan snack.

Diwawancarai oleh CNN Business, Matt Komatsu yang bertindak sebagai kepala pengembangan bisnis dan operasional Telexistence mengatakan bahwa Model-T adalah sebuah robot yang dikembangkan untuk membantu pekerjaan manusia. “Ia (Model-T) mampu menangkap, mengambil, dan menempatkan objek dari berbagai ukuran ke lokasi yang berbeda.” Ungkap Matt.

Ia juga menjelaskan perbedaan robot yang dikembangkan Telexistence dibandingkan robot yang digunakan dalam toserba lainnya seperti Walmart di Amerika Serikat. “Model-T adalah sebuah warehouse robot yang didesain untuk membantu pekerjaan manusia, namun pergerakannya masih terbatas dibandingkan oleh manusia. Ia hanya bisa menyusun dan mengambil objek dari sebuah platform yang sama.” Kata Matt Komatsu.

Wah, penasaran nggak sih, seperti apa jadinya kalau saat kita belanja ke toserba kita akan dibantu oleh robot semacam Model-T ini?

Previous
Previous

Larangan Pemakaian Masker Scuba

Next
Next

Jurassic Park Segera Hadir di Indonesia