Dalam 1 Menit, Roket Habiskan 450.000 Galon, Berbahaya?
Ilustrasi oleh Disrupto
Segala macam penemuan dan inovasi pasti memiliki dua sisi: baik dan buruk. Contoh paling sederhana adalah smartphone. Di satu sisi, smartphone sangat bermanfaat untuk menunjang aktivitas kita sehari-hari dalam rangka berkomunikasi dengan manusia lainnya. Bahkan kini smartphone bisa menjadi pengganti dompet kita! Tapi di sisi lain, terdapat dampak buruk yang ditimbulkan. Selain masalah kriminal siber, smartphone juga bisa memunculkan serangkaian masalah sosial lainnya seperti dampak psikologi yang berasal dari media sosial.
Lalu, bagaimana dengan roket yang dirancang oleh manusia untuk melakukan eksplorasi dan penelitian ke luar angkasa? Apakah ada dampak yang harus jadi perhatian kita? Salah satu dampak yang baru-baru ini muncul di berbagai pemberitaan adalah soal air. Ya, satu roket yang meluncur ke angkasa ternyata membuang 450.000 galon air!
Mengapa Peluncuran Roket Membutuhkan Banyak Air?
Pada masa persiapan meluncur, sebuah roket harus menguji sistem air yang berfungsi untuk meredam energi akustik atau sering juga disebut dengan gelombang suara. Jika tidak diredam, gelombang suara tersebut berpotensi merusak peralatan elektronik dalam roket. Air menjadi medium yang tepat untuk meredamnya sehingga gelombang suara dapat turun hingga 142 desibel.
Ratusan Ribu Galon Dalam Satu Menit
Di samping untuk meredam gelombang suara, air juga dibutuhkan dalam peluncuran roket untuk meredam energi panas di pangkalan roket. Oleh karena itu, pada pangkalan roket harus disediakan paling tidak 450.000 galon air agar energi panas yang dikeluarkan roket tidak membakar landasan!
NASA Akan Membuang Banyak Air
Roket milik NASA, Exploration Mission-1, merupakan roket pertama yang menggunakan Space Launch System. Space Launch System dirancang untuk membawa lebih banyak muatan dalam satu roket. Bahkan roket ini dibuat untuk dapat memuat robot yang akan meneliti lebih banyak planet di luar angkasa. Tidak hanya Mars, Jupiter juga menjadi salah satu tujuan roket ini nantinya. Lebih banyak muatan artinya lebih banyak energi panas yang dibuang saat meluncur. Lebih banyak muatan juga berarti lebih besar gelombang suara yang dihasilkan. Maka, banyak air yang diperlukan untuk meredam keduanya. Pada pengujian tahun 2020, diketahui hampir 500.000 galon air dalam satu menit dibuang untuk meluncurkan satu roket!