Bill Gates Danai Proyek Pencegahan Pemanasan Global

D-Journal-101-Bill Gates-01.jpg

Dari tahun ke tahun, isu lingkungan terus menjadi perbincangan yang seakan sulit dicari solusinya. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengurangi pemanasan global yang menuntun kepada berbagai isu lainnya seperti cuaca ekstrem, kerusakan sistem rantai makanan, hingga revolusi virus yang lebih kompleks. Selain kampanye dan usaha nyata, inovasi yang melibatkan teknologi sebenarnya juga diperlukan untuk menahan laju pemanasan global. Pengembangan sains dan teknologi juga menjadi solusi yang dipercaya oleh Bill Gates dapat membantu kita mengatasi berbagai masalah lingkungan. Oleh sebab itu, ia pun membiayai sebuah projek yang diteliti dapat mengurangi panas sinar matahari untuk “mendinginkan” bumi.

Dilansir oleh Entrepreneur, projek tersebut dimulai oleh para ilmuwan dari Universitas Harvard dengan tujuan untuk menggeser sinar matahari ke luar atmosfer planet kita. Di dalam riset yang diberi nama "Stratospheric Controlled Disturbance Experiment" ini terdapat sebuah rumus yang diperkirakan dapat menjadi solusinya yaitu dengan menyemprotkan non-toxic calsium carbonate (CaCO3) ke atmosfer. Di samping itu, riset ini juga menggambarkan eksperimen ilmiah yang menggali tentang aerosol stratosfer yang berhubungan dengan solar geoengineering atau perekayasaan energi matahari. 

Metode solar geoengineering. Photo courtesy of Climate Central

Metode solar geoengineering. Photo courtesy of Climate Central

Uji coba penelitian ini akan diawali dengan melepaskan balon sejauh kurang lebih 20 km ke atmosfer untuk mengatur penempatan instrumen. Balon tersebut nantinya akan membawa peralatan eksperimen yang berisikan material seberat 100g dan 2kg. Salah satu material akan melepaskan massa udara sejauh satu kilometer dan material lainnya seratus meter dalam hitungan diameter. Setelah pengaturan tersebut terlaksana, peneliti akan menggunakan balon yang sama untuk mengukur perubahan ketebalan aerosol, unsur kimia di atmosfer, dan hamburan cahaya. Jadi balon ini berfungsi sebagai media yang dapat memonitor kualitas udara di atmosfer. 

Meskipun mendapatkan dukungan dari Bill Gates, projek ini tidak luput dari kontradiksi yang dinyatakan oleh para peneliti lain. Para peneliti yang menentang projek ini menganalisa bahwa perekayasaan energi matahari dapat berisiko terhadap perubahan cuaca ekstrem yang sekarang ini juga sudah sering kita alami. Oleh sebab itu, eksperimen projek ini harus diawasi secara ketat dan melalui proses analisis yang akurat agar dapat menuai hasil maksimal tanpa memperburuk situasi pemanasan global yang sudah ada.

Previous
Previous

IseeAR: Fitur Augmented Reality Interaktif Untuk Jual Beli Online

Next
Next

Berteman Dengan Robot Di Masa Pandemi